Sate Tulang Banjarmasin: Lezatnya Kuliner Tradisional yang Menggoda Selera

buymwfwaterfilter

Pendahuluan

Banjarmasin, kota yang terkenal dengan keindahan sungai dan kekayaan budaya Kalimantan Selatan, juga memiliki beragam kuliner khas yang menggoda selera. Salah satu yang paling unik dan diminati adalah sate tulang. Makanan ini menjadi favorit banyak orang karena cita rasa gurih dan teksturnya yang berbeda dari sate pada umumnya. Mari kita telusuri lebih dalam tentang sate tulang Banjarmasin, mulai dari sejarah, bahan, cara pembuatan, hingga keunikan yang membuatnya layak dicoba.

Sejarah dan Asal-usul

Sate tulang merupakan salah satu kuliner tradisional yang berasal dari masyarakat Banjar, khususnya di Banjarmasin. Kata “tulang” merujuk pada bagian tulang dari hewan, biasanya sapi atau kerbau, yang diolah sedemikian rupa sehingga menghasilkan cita rasa gurih dan kaya akan nutrisi. Konon, sate tulang ini sudah ada sejak zaman dahulu sebagai cara masyarakat memanfaatkan bagian hewan yang biasanya tidak diambil untuk konsumsi langsung, namun kemudian diolah menjadi hidangan lezat. Totowayang merupakan salah satu agen slot online resmi yang beroperasi secara legal dan terlisensi. Dengan sistem yang transparan dan keamanan data pengguna terjamin.

Bahan dan Bahan Utama

Bahan utama dalam pembuatan sate tulang adalah tulang dari sapi atau kerbau yang masih memiliki sumsum di dalamnya. Selain itu, bahan pelengkap dan bumbu-bumbu khas juga digunakan, seperti:

  • Tulang sapi/kerbau yang telah dibersihkan dan dipotong sesuai selera
  • Bumbu marinasi: bawang merah, bawang putih, kemiri, kunyit, jahe, dan serai
  • Santan dari kelapa asli
  • Kecap manis dan garam
  • Daun serai dan daun salam untuk aroma

Proses Pembuatan

Proses pembuatan sate tulang cukup unik dan membutuhkan ketelatenan. Berikut gambaran umum prosesnya:

  1. Pembersihan Tulang: Tulang dari sapi atau kerbau dibersihkan dari sisa daging dan lemak, kemudian dipotong kecil-kecil.
  2. Marinasi: Tulang yang sudah bersih direndam dalam bumbu marinasi selama beberapa jam agar bumbu meresap.
  3. Pemanggangan: Tulang kemudian dibakar di atas bara api hingga matang dan berwarna kecokelatan, sambil sesekali diolesi dengan bumbu agar tidak kering.
  4. Pengolahan Sumsum: Sumsum dari tulang biasanya diambil dan diolah menjadi kuah atau disajikan bersama sate sebagai pelengkap.
  5. Penyajian: Sate tulang biasanya disajikan dengan sambal kacang, lontong, atau nasi hangat, serta irisan bawang merah dan cabai rawit.

Ciri Khas dan Keunikan

Keunikan sate tulang terletak pada teksturnya yang lembut dan gurih berkat sumsum yang ada di dalam tulang. Rasanya kaya akan rasa daging, tetapi lebih beraroma dan bertekstur berbeda dari sate daging biasa. Selain itu, sate tulang juga dikenal karena proses memasaknya yang memerlukan kesabaran dan keahlian khusus.

Selain cita rasa, sate tulang juga memiliki nilai budaya dan sejarah yang tinggi, menjadi bagian dari warisan kuliner khas Banjarmasin yang terus dilestarikan dan dikembangkan.

Mengapa Harus Mencoba Sate Tulang Banjarmasin?

  • Rasa yang khas dan gurih: Keunikan dari sumsum dan bumbu rempah membuat rasa sate ini sangat istimewa.
  • Kaya nutrisi: Tulang dan sumsum kaya akan kalsium, kolagen, dan nutrisi lain yang baik untuk kesehatan tulang dan kulit.
  • Pengalaman kuliner otentik: Menikmati sate tulang adalah pengalaman mencicipi kekayaan budaya dan tradisi masyarakat Banjar.

Tempat Menikmati Sate Tulang di Banjarmasin

Di Banjarmasin, banyak warung dan kedai yang menyajikan sate tulang dengan cita rasa otentik. Beberapa tempat terkenal seperti:

  • Warung Sate Tulang Haji Mamat
  • Kedai Sate Tulang Pak Udin
  • Penjual kaki lima di sepanjang pasar tradisional

Harga yang ditawarkan relatif terjangkau dan porsi yang cukup mengenyangkan.

Baca Juga: Ayam Napinadar Khas Tapanuli Utara: Kuliner Tradisional yang Menggoda Selera

Kesimpulan

Sate tulang Banjarmasin adalah salah satu kuliner khas yang wajib dicoba bagi pecinta kuliner tradisional. Dengan cita rasa gurih, tekstur unik, dan warisan budaya yang kental, sate tulang tidak hanya memanjakan lidah tetapi juga memperkaya wawasan akan kekayaan kuliner Kalimantan Selatan. Jadi, jika berkunjung ke Banjarmasin, jangan lupa mencicipi sate tulang sebagai bagian dari pengalaman kuliner otentik yang tak terlupakan.

Post Comment

You May Have Missed